Simulasi Tes TNI 2026
Tentara Nasional Indonesia — AD, AL, AU
Seleksi penerimaan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan salah satu seleksi paling kompetitif di Indonesia. Calon prajurit harus melewati 7 tahapan seleksi ketat meliputi tes administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikotes, akademik (CAT), kesehatan lanjutan, dan pantukhir (penilaian akhir). TNI membuka penerimaan untuk tiga matra: Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) melalui jalur Tamtama, Bintara, dan Taruna Akademi Militer. Platform kami menyediakan simulasi tes akademik CAT, latihan psikotes, bank soal wawasan kebangsaan, serta panduan kesamaptaan jasmani lengkap untuk memaksimalkan peluang Anda lolos seleksi.
Mulai LatihanSekilas Info
Informasi Penting
Hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Simulasi Tes TNI 2026
TNI membuka penerimaan untuk 3 matra: Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU)
Jalur penerimaan: Tamtama (lulusan SMP/sederajat), Bintara (lulusan SMA/sederajat), dan Taruna Akmil/AAL/AAU
Tinggi badan minimal pria: 163 cm (AD), 163 cm (AL), 165 cm (AU). Wanita: 157 cm (AD), 158 cm (AL), 160 cm (AU)
Usia pelamar: 17-22 tahun (Tamtama/Bintara), 17-22 tahun (Taruna Akademi), belum menikah
Tes akademik menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum
Tes kesamaptaan jasmani meliputi lari 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, shuttle run, dan renang (khusus TNI AL)
Komponen Tes
Materi yang diujikan dalam seleksi Simulasi Tes TNI 2026
Tes Akademik (CAT)
- Matematika — aritmatika, aljabar, geometri, statistika dasar
- Bahasa Indonesia — tata bahasa, pemahaman bacaan, ejaan dan tanda baca
- Bahasa Inggris — grammar, vocabulary, reading comprehension
- Pengetahuan Umum — sejarah Indonesia, geografi, pengetahuan umum nasional
Tes Psikotes
- Tes Kecerdasan/Intelegensi — logika, analisa, dan penalaran
- Tes Kepribadian — stabilitas emosi, ketahanan mental, motivasi
- Tes Kecermatan — ketelitian, kecepatan, dan konsentrasi
- Tes Verbal & Figural — sinonim, antonim, analogi, pola gambar
Tes Wawasan Kebangsaan
- Pancasila — dasar negara, butir-butir pengamalan
- UUD 1945 — hak dan kewajiban warga negara, ketatanegaraan
- NKRI — sejarah perjuangan kemerdekaan, bela negara
- Bhinneka Tunggal Ika — keberagaman suku, budaya, dan agama
Tes Kesamaptaan Jasmani
- Lari 12 menit — mengukur daya tahan kardiovaskular
- Push-up dan Sit-up — kekuatan otot tubuh bagian atas dan perut
- Pull-up — kekuatan otot lengan dan punggung
- Shuttle run — kelincahan dan kecepatan reaksi
Persyaratan Umum
Syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti seleksi Simulasi Tes TNI 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI), beragama, dan bertakwa kepada Tuhan YME
- Pria/Wanita, belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan
- Usia 17-22 tahun pada saat pembukaan pendidikan
- Tinggi badan minimal: Pria 163 cm, Wanita 157 cm (bervariasi per matra)
- Pendidikan minimal SMP/sederajat (Tamtama) atau SMA/sederajat (Bintara/Taruna)
- Sehat jasmani dan rohani, tidak bertato, tidak bertindik (pria), tidak berkacamata
- Tidak pernah terlibat tindak pidana atau narkoba
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
Estimasi Jadwal Seleksi
Perkiraan jadwal seleksi Simulasi Tes TNI 2026 berdasarkan pola tahun sebelumnya
Pengumuman & Pembukaan Pendaftaran Online
Maret - April
Seleksi Administrasi
April - Mei
Tes Kesehatan Tahap I
Mei - Juni
Tes Kesamaptaan Jasmani
Juni
Tes Psikotes
Juni - Juli
Tes Akademik (CAT)
Juli
Tes Kesehatan Tahap II & Pantukhir
Agustus
* Jadwal di atas adalah estimasi berdasarkan pola tahun sebelumnya. Pastikan mengecek pengumuman resmi.
Tips Persiapan
Strategi jitu untuk memaksimalkan peluang keberhasilan Anda
Mulai latihan fisik rutin minimal 3-6 bulan sebelum tes — fokus pada lari, push-up, sit-up, dan pull-up
Kuasai materi akademik CAT: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum
Latih soal psikotes secara konsisten — tes kecermatan dan logika membutuhkan banyak latihan
Pelajari sejarah Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945 secara mendalam untuk tes wawasan kebangsaan
Jaga kesehatan mata — hindari penggunaan gadget berlebihan karena tidak boleh berkacamata
Latihan renang jika mendaftar TNI AL — ini adalah komponen wajib kesamaptaan
Biasakan bangun pagi dan hidup disiplin untuk mempersiapkan mental kehidupan militer
Pertanyaan Umum
Jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan tentang Simulasi Tes TNI 2026
Seleksi TNI terdiri dari 7 tahap: (1) Pendaftaran & Seleksi Administrasi, (2) Tes Kesehatan Tahap I, (3) Tes Kesamaptaan Jasmani, (4) Tes Psikotes, (5) Tes Akademik CAT, (6) Tes Kesehatan Tahap II, dan (7) Pantukhir (Penilaian Akhir). Setiap tahap bersifat eliminasi.
Tinggi badan minimal TNI: Pria — AD: 163 cm, AL: 163 cm, AU: 165 cm. Wanita — AD: 157 cm, AL: 158 cm, AU: 160 cm. Untuk jalur penerbang AU, tinggi badan minimal pria 165 cm dan wanita 163 cm.
Tidak. Calon prajurit TNI tidak boleh menggunakan kacamata (minus/plus/silinder). Mata harus sehat tanpa kelainan refraksi. Operasi LASIK juga tidak diperbolehkan. Jaga kesehatan mata sejak dini jika ingin masuk TNI.
Tamtama: lulusan SMP/sederajat, menjadi prajurit tingkat bawah. Bintara: lulusan SMA/sederajat, menjadi bintara (pangkat kopral-sersan). Taruna: masuk akademi militer (Akmil/AAL/AAU), lulus sebagai perwira (pangkat letnan).
Tes kesamaptaan meliputi: Lari 12 menit, Push-up (minimal 30 kali/menit), Sit-up (minimal 30 kali/menit), Pull-up (minimal 5 kali), Shuttle run, dan Renang (khusus TNI AL 50-100 meter). Standar nilai bervariasi per matra.
Platform kami menyediakan simulasi tes akademik CAT yang realistis, bank soal psikotes dengan pembahasan, latihan wawasan kebangsaan, serta panduan dan norma tes kesamaptaan jasmani. Semua soal disusun berdasarkan pola soal seleksi TNI terbaru.
Siap Menghadapi Simulasi Tes TNI 2026?
Mulai persiapan sekarang dengan simulasi realistis, bank soal lengkap, dan panduan kesamaptaan dari Tes TNI POLRI.
Mulai LatihanLihat Juga
Jelajahi program seleksi lainnya di Tes TNI POLRI